DPN JWI Apresiasi Kecepatan Evakuasi Ratusan Penumpang KMP Batumandi yang Terbakar di Perairan Merak

Blog13 Dilihat

Babelbersuara.com

JAKARTA, 20 Oktober 2026 – Dewan Pimpinan Nasional Jajaran Wartawan Indonesia (DPN JWI) menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah terbakarnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi di perairan dekat Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, pada Selasa (20/10/2026) sore hari ini
Di saat yang sama, DPN JWI memberikan apresiasi tertinggi kepada seluruh jajaran tim SAR gabungan atas respons cepat dalam menyelematkan ratusan nyawa
Berdasarkan laporan jurnalistik dan data resmi di lapangan, kapal feri milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tersebut mengalami kebakaran sekitar pukul 16.15 WIB saat tengah melakukan olah gerak alun sandar menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak

Kobaran api disertai kepulan asap hitam pekat pertama kali terlihat dari bagian buritan kapal
Melalui kesigapan dan sinergi solid antara petugas ASDP, Basarnas Banten, Ditpolairud Polda Banten, TNI AL, serta bantuan perahu nelayan setempat, proses evakuasi yang menegangkan berhasil diselesaikan dengan baik pada pukul 17.05 WIB,Seluruh penumpang dan awak kapal dilaporkan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Jajaran Wartawan Indonesia (DPN JWI) Ir.Maxmillian A.X. Apituley,MT menyatakan, Kami memuji respons kilat tim gabungan dan para nelayan lokal yang bergerak tanpa pamor demi menyelamatkan para penumpang, Ini adalah bentuk nyata dari kesiapsiagaan tanggap darurat maritim yang patut kita apresiasi. Namun, insiden ini juga harus menjadi sinyal keras bagi industri penyeberangan kita.
Lebih lanjut, DPN JWI mendesak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama otoritas terkait untuk segera melakukan investigasi menyeluruh dan transparan guna mengungkap penyebab pasti timbulnya api setelah situasi kondusif

Hingga rilis ini dikeluarkan, para penumpang yang selamat telah ditampung di area Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak untuk pendataan serta penanganan medis lanjutan bagi yang memerlukan, DPN JWI mengimbau seluruh rekan media di lapangan untuk terus mengawal pemutakhiran data korban serta investigasi ini dengan tetap mengedepankan prinsip kode etik jurnalistik yang akurat, berimbang, dan tidak menimbulkan kepanikan publik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *