Lewat Cantingan Timah, CV Timah Inti Nusa dan Warga Rambak Alokasikan Hasil Usaha untuk Kesejahteraan Warga Kurang Mampu

Blog71 Dilihat


Babelbersuara.com
Sungailiat, 20 April 2026 – Upaya memanfaatkan sumber daya alam secara bertanggung jawab sekaligus memerhatikan kesejahteraan masyarakat terus dilakukan di Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka.

CV Tin (Timah Inti Nusa) yang berperan sebagai mitra resmi PT Timah dalam menampung hasil olahan dan penambangan yang sesuai aturan, bersama
Een, perwakilan warga Kampung Rambak menyepakati penyisihan sebagian hasil penjualan timah melalui sistem yang dikenal sebagai cantingan. Alokasi dana tersebut kemudian digunakan untuk membeli beras yang dibagikan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan, yakni para janda, warga lanjut usia, dan keluarga yang kurang mampu.

Inisiatif ini muncul dari kesepakatan bersama antara pihak yang mendukung aktivitas penambangan yang sah, pengelola usaha, dan warga setempat. Dalam pelaksanaannya, seluruh hasil timah yang dikelola warga disalurkan dan dijual melalui CV Tin (Timah Inti Nusa) sebagai wadah yang telah bekerja sama secara resmi dengan PT Timah, sehingga prosesnya tercatat dan memenuhi ketentuan yang berlaku. Dari setiap hasil penjualan tersebut, sebagian nilai disisihkan dalam bentuk dana khusus yang disebut cantingan.

“Kami ingin memastikan bahwa manfaat dari sumber daya alam yang kami kelola tidak hanya dinikmati oleh pihak yang berusaha, tetapi juga dapat membantu sesama yang membutuhkan di lingkungan kami sendiri. Sebagai mitra yang tergabung dalam jaringan PT Timah, kami memastikan setiap proses berjalan dengan baik dan sebagian hasilnya kami alokasikan untuk keperluan sosial ini,” ujar perwakilan manajemen CV Tin.

Kegiatan pembagian beras berlangsung secara langsung di pos penimbangan di lingkungan rambak sungailiat.

warga setempat, dan dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya perwakilan dari CV Tin, (TImah Inti Nusa) tokoh masyarakat, serta perwakilan warga dari Een yang juga turut serta secara aktif dalam membagikan bantuan tersebut kepada para penerima. Kehadiran mereka membuat proses penyalinan berjalan lebih lancar dan terasa lebih dekat dengan warga.

Perwakilan warga menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian bersama sekaligus bukti bahwa kegiatan usaha dan kepedulian sosial dapat berjalan berdampingan. Ia menambahkan bahwa pendistribusian beras dilakukan secara terbuka dan tercatat, agar tepat sasaran dan dapat dipantau oleh seluruh warga.

“Kami sepakat bahwa setiap ada hasil yang kami peroleh, sebagian akan kami sisihkan. Kali ini kami membagikan beras, yang kami harap bisa meringankan beban hidup mereka yang membutuhkan. Kami berterima kasih kepada CV Tin,(Timah Inti Nusa) yang telah menjadi wadah dan mendukung upaya ini, serta kepada semua pihak termasuk rekan-rekan dari Een yang ikut turun tangan membagikan bantuan ini,” tambahnya.

Salah satu penerima menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan, yang menurutnya sangat membantu kebutuhan sehari-hari.

Pihak berwenang menyambut baik langkah ini, sekaligus menegaskan bahwa setiap aktivitas yang dijalankan harus tetap mematuhi peraturan yang ada dan memerhatikan kelestarian lingkungan. Diharapkan inisiatif serupa dapat menjadi contoh bagi wilayah lain, di mana pemanfaatan sumber daya alam juga disertai dengan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

Hingga saat ini, kesepakatan ini terus dijalankan dan direncanakan akan dilakukan secara berkelanjutan seiring dengan aktivitas usaha yang berjalan denganbaik.”

(ANDU)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *