Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Utama Lakukan Monitoring Kegiatan Kemandirian dan Ketahanan Pangan di Lapas Warungkiara

Blog13 Dilihat

Warungkiara – babelbersuara.com

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Warungkiara menerima kunjungan Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Utama, Bapak Sudjonggo, dalam rangka monitoring kegiatan pembinaan kemandirian dan program ketahanan pangan. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat (13/02) pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di area Lapas Kelas IIA Warungkiara.

Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara beserta jajaran, yang terdiri dari Kasubag Tata Usaha, Ka. KPLP, Kasi Binadik, Kasi Adm Kamtib, Kasi Kegiatan Kerja, Kasubsi Portatib, Kasubsi Bimkemaswat, Kasubsi Registrasi, serta Kasubsi Sarana Kerja.

Dalam rangkaian kegiatan, Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Utama melakukan peninjauan langsung ke area SAE (Sarana Asimilasi dan Edukasi) serta Blok Industri Lapas. Pada kesempatan tersebut, Kepala Lapas memaparkan secara langsung 23 program pembinaan kemandirian yang saat ini berjalan dan mendukung ketahanan pangan, antara lain peternakan sapi, ayam, dan domba, serta pertanian seperti sledri, kacang panjang, timun, cesim, kangkung, dan komoditas lainnya.

Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara dalam keterangannya menyampaikan:

“Program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan ini tidak hanya bertujuan mendukung program nasional, tetapi juga menjadi sarana pembekalan keterampilan bagi warga binaan agar memiliki keahlian yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan program ini secara berkelanjutan.”

Di akhir peninjauan, Bapak Sudjonggo memberikan arahan agar program ketahanan pangan yang telah berjalan dengan baik ini dapat terus dipertahankan dan dikembangkan. Program tersebut merupakan bagian dari 15 Program Aksi Strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.

Kegiatan monitoring ditutup dengan sesi foto bersama dan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Sebagai tindak lanjut, Lapas Kelas IIA Warungkiara diharapkan dapat terus memperkuat serta mengembangkan program ketahanan pangan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan strategis Kementerian serta peningkatan kualitas pembinaan bagi warga binaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *