POLEMIK LAUT CUPAT MEMANAS! DUA WASPIP PT TIMAH DIMUTASI, PUBLIK CURIGA ADA ‘TUMBAL’ DI BALIK SK

Blog69 Dilihat

Babel Bersuara

‎​BANGKA BARAT — Tensi di kawasan tambang Laut Cupat, Bangka Barat, kian memanas. Di tengah santernya dugaan “permainan” bijih timah yang melibatkan oknum koordinator lapangan (korlap) dan pengawas pengamanan (Waspip), keputusan manajemen PT Timah justru memicu gejolak baru: Dua personel Waspip mendadak dimutasi lewat surat tertanggal 12 Oktober 2026.
‎
‎​Keputusan ini menuai sorotan tajam. Pasalnya, kedua personel tersebut mengklaim selalu bekerja tegak lurus sesuai SOP dan perintah pimpinan. Publik pun mempertanyakan: Apakah mutasi ini bentuk evaluasi objektif, atau sekadar upaya mengambinghitamkan pihak tertentu demi menutupi bobrok yang lebih besar?
‎
‎​Aroma Pungli & Nama ‘Sambo’ Kembali Mencuat
‎
‎​Dugaan penyelewengan di Laut Cupat bukan isapan jempol belakangan ini. Informasi awal menyebutkan adanya dugaan praktik “siram” atau pembiaran penyelewengan bijih timah dengan imbalan jatah tertentu.
‎
‎​Sebelum mutasi dua Waspip ini pecah, sosok oknum Waspip berinisial Sambo lebih dulu menjadi sorotan terkait dugaan pungutan liar (pungli) berupa permintaan cantingan bijih timah kepada penambang. Uniknya, salah satu personel yang mendadak dimutasi justru mengaku tidak pernah berada dalam satu tim kerja dengan oknum Sambo tersebut.
‎
‎​Tanda Tanya Besar:
‎
‎Jika bekerja sesuai prosedur dan tak terlibat tim bermasalah, atas dasar apa kedua personel ini disingkirkan? Mengapa bukan oknum terduga pelanggar yang diproses hukum/disiplin secara terbuka?
‎
‎
‎​Mendesak PT Timah Buka Kartu!
‎
‎​Mutasi memang hak prerogatif manajemen. Namun, memutasi petugas di tengah kemelut dugaan kejahatan tata kelola timah tanpa transparansi hanya melahirkan persepsi ketidakadilan. Redaksi mendesak PT Timah untuk menjawab secara tegas:
‎
‎​Apa alasan objektif di balik SK mutasi 12 Oktober 2026 bagi dua personel tersebut?
‎
‎​Sejauh mana audit & pemeriksaan internal terhadap dugaan pungli oknum Sambo dan mafia bijih timah Laut Cupat?
‎
‎​Apakah mutasi ini murni kebutuhan organisasi, atau bentuk pengalihan isu dari substansi penyelewengan?
‎
‎​Catatan Redaksi & Hak Jawab
‎
‎​Pengawasan tambang tak akan selesai hanya dengan bongkar-pasang personel di lapangan jika akar masalahnya dibiarkan. Personel yang jujur berhak atas keadilan, sementara oknum yang bermain harus ditindak tegas.
‎
‎​Redaksi Media Babel Bersuara membuka ruang Hak Jawab & Klarifikasi seluas-luasnya bagi Manajemen PT Timah serta pihak-pihak terkait.”
‎
‎Editor erick
‎
‎
‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *